-wishing well-
June 25, 2008
aku,
biji yang hampir kering,
kekurangan air..
Saat ku tunggu tetesan air,
air itu tak kunjung datang hingga aku benar-benar kekeringan dan merasa putus asa,
mungkinkah aku bisa tumbuh menjadi sebuah pohon??
Pada saat-saat kritis,
Sang Pencipta Yang Maha Pemurah menurunkan hujan,
cell daging bijiku kembali mengembang dan menjadi segar..
Harapan ku untuk tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang kuat dan rindang menjadi semakin nyata..
Air ini manis, sebenernya
segar.. segar sekali..
karena air ini air suci…
air surga,
Kenapa hujan ini begitu deras? tanyaku dalam hati..
hingga membuat ku bergeser semakin ke bawah, ke bawah dan ke bawah,
aku rasakan aliran air ini menggiringku ke tempat lain,
aku tak kuasa bertahan di tempat semula,
jangan..jangan..jangan..
Oh, tidakkk!!!
aku ingin tetap di sana, di tempat ku!!
aliran ini begitu kuat, dan butir-butir air pembentuknya tak peduli,
aku sudah terlanjur terbawa arus,
akhirnya aku di sini,
di tanah yang jauh dari tempatku semula
sedih,
putus asa,
padahal aku akan kecukupan air jika di sini
tapi, jauh di anganku,
aku berbisik, bahwa aku bisa tumbuh walau dari sini
tumbuh menjadi pohon yang tinggi, kuat dan rindang
hingga aku bisa melihat dunia yang sama seperti jika aku tumbuh di tanah atas sana
walau air yang ku terima nanti adalah sisa air dari atas
tapi air ini akan tetap menyegarkan,
bisa membuat ku tumbuh dan,
tetap bisa melihat dunia dari tempat ini…
semoga,…
Entry Filed under: Heart, daishou. Tags: air, biji, pohon, tanah.
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
nana | June 26, 2008 at 9:47 am
hmmm… (manggut-manggut) mencoba u/ mengerti
Semangat selalu ya nen! Ditunggu di rumah, hi2..
2.
rika | June 27, 2008 at 10:11 am
aku tidak mengerti nen, tapi… wish u all the best lah! masih 2 taun lagi kn target nikahnya, masi ada waktu lah menaklukkan hatinya (lohh emg ngomongin apaan??!)
3.
Dewi | July 7, 2008 at 8:17 pm
hehehehe Neni I miss u so much
Ada apa nih dengan puisi2