Selamat Jalan, sahabat…

langkah ke-7 dari orang terakhir yang hadir sudah dihentakkan..
lunas sudah tugas yang harus engkau emban di dunia ini..
engkau memang terlalu istimewa,
hingga Allah begitu cepat memanggilmu untuk menempati tempat terindah di sana untukmu, sahabat..

aku masih ingat betul, seminggu yang lalu..
engkau masi menemaniku ke Bogor,
kita 1 mobil,
mengurusi segala keperluan untuk rapat unitku..
tampak memang engkau jadi pendiam..
Bercerita dengan semangat saat mengingat-ingat kita terbang bersama ke Palembang..
Membahas pesawat yang landing dengan kasarr..
Engkau tertawa, geliii…
dan sejenak hilangkan diammu…

dan masih ku ingat betul saat pertama kali masuk kantor setelah lebaran,
engkau tampak tambah langsing,
dan engkau pun selalu bilang aku pun tambah kurus..
aku meledekmu dengan kata-kata slenge’an ku..
Neni: “Mba kurusannn, jangan diet-diet dong Mba, Mba udah langsing kannn. hehehehehe…”
Mba: “ahh, neni juga tuwhh..”
Neni: “hee.. ini karena bayar puasa Mba.. haha”

Aku kaget, saat mendengar kabar engkau pingsan
sehari setelah ke Bogor…
apakah karena kecapekan dari Bogor?
engkau masuk rumah sakit,
dan belum sempat aku menjengukmu..
kata dokter engkau kekurangan cairan..
kekurangan beberapa mineral yang dibutuhkan oleh proses metabolisme tubuh..
tapi kemudian aku dapat kabar kalau engkau sudah lebih baik,
Alhamdulillah..

Aku tersentak pagi tadi bgitu mendengar kabar berita itu,
Beberapa hari ini aku bertanya ke teman-teman apakah engkau sudah masuk kantor..
Belum, sedang recovery, mereka menjawab..
Kemarin aku lihat tempat dudukmu juga masih kosong,
ahh.. ternyata tempat duduk itu tidak akan kau duduki lagi..

Selamat jalan Mba,
Allah terlalu menyayangimu..
Engkau terlalu berharga..
Lunas sudah janji bakti mu di dunia🙂

Semoga kebiasaan baikmu bisa ku tiru,
Rajin puasa sunnah,
Selalu ku ingat, engkau duduk di sudut itu di masjid bawah, sebelum dan sesudah sholat berjamaah dengan Al-quran terbuka di tanganmu dan gerakan bibirmu alunkan indahnya ayat-ayatNya…
Subhanallah…

Selamat jalannn…

3 thoughts on “Selamat Jalan, sahabat…

  1. uwie.. October 23, 2009 at 2:38 pm Reply

    engkau memang pendiam.. tp mungkin itu lebih baik..
    selamat jalan sahabat..

  2. Choiri Setyawan November 13, 2009 at 7:02 am Reply

    Selamat jalan..

  3. cumsygmua December 3, 2009 at 2:08 pm Reply

    semoga disurga dia bisa cerita ttg pempek🙂
    barokallah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: